Thursday, October 1, 2015
SANTAI BERSAMA KAWAN
Sedikit cerita diwaktu
senggang bersama teman, ketika malam hari kami berkumpul di sebuah rumah
temanku, kami asyik ngobrol sambil bercanda. Ketika dalam canda ada teman saya
bilang.
Kang Wawan : “wah kie asyik yen sambil ngopi”
Kibal :
“walah iya kui mantap, Anget – anget apa maning tambah tempe kemul”
Aku :
“wah cocok kie apa maning kopi murni SIKOPEL ARABICA”
Kang Wawan : “Iseh gak KOPI mu nof?”
Aku :
“masih akeh, saiki rasane luwih maknyus, baru nyangrai lagi”
Kibal :
“ya sana jokot dulu kopine”
Aku :
“oke bro aku ambil dulu, ja klalen siapna tempe kemul karo masak air dulu”
Aku
pun bergegas pulang untuk mengambil kopi “SIKOPEL ARABICA” dan grinder untuk
menggiling kopi, untuk menemani kita dalam berbincang. Tak lama kemudian aku
pun kembali ke rumah teman ku sambil membawa sekantong plastik “SIKOPEL
ARABICA”.
Kibal :
“mana kopine?”
Aku :
“iki bro, belum digiling, wawan ndi?”
Kibal :
“didapur lagi masak air”
Aku :
“yo wes, sambil menunggu air matang kita giling “SIKOPEL ARABICA” sek”
Kibal :
“oke bro”
Tak
lama kemudian “SIKOPEL ARABICA” di giling menjadi bubuk oleh kibal, dan tiba
wawan pun keluar dari dapur.
Kang Wawan : “mana kopine?”
Kibal :
“iki lagi di giling, kui wes dadi 3 gelas”
Kang Wawan : “oke tak racik dulu”
Tak lama kopi pun siap di sajikan
Aku :
“prwe rasane?”
Kang Wawan : “ini nmanya kopi rasanya mantap”
Kibal :
“iya bener enak banget”
Aku :
“ya mantap lah kalau pada suka”
Kita bertiga menikmati
kopi di temani sepiring tempe kemul sambil bercanda, asyik sekali ketika
bersantai bersama kawan di temani “SIKOPEL ARABICA”. Saking asyiknya ngobrol
dan menikmati “SIKOPEL ARABICA” tak terasa jam sudah mnunjukan tengah mala,
saya dan kibal pun memutuskan untuk pulang ke rumah masing – masing.
Aku: “bal wes tengah malam, pulang yuk”
Kibal: “iya ki, sebentar kopine saya
habiskan dulu tinggal tetes terakhir”
Kang Wawan : “ iya ya wes
bengi, tapi gak papa nyantai set, karo menghabiskan
kopi”
Kibal: “
iya lah lagian umahe cepak, mantap banget ki “SIKOPEL ARABICA” pengin
tambah maning”
aku: “ santai lah besok ngopi maning,
persediaan masih ada”
kibal, Kang Wawan:
“ temenan yaaaaaaaaaaaa”
aku : “ iya, tapi ra
gratis,,hahahha”sambil becanda
tak
terasa kopi di gelas pun sudah habis, kami memutuskan untuk pulang. Karena kami
pun sudah mengantuk.
“SEKIAN”

